Tinjauan Literatur Sistematis tentang Standarisasi Sistem Pembayaran (QRIS dan Kerangka Kerja Serupa) dalam Ekosistem Kewirausahaan Digital

ANGGIT PRANA TAHARA(1*),VENDRI RAMA AGUSTIAN(2),PUTU SUDIARTE(3),RYAN RANDY SURYONO(4)
(1) Universitas Teknokrat Indonesia
(2) Universitas Teknokrat Indonesia
(3) Universitas Teknokrat Indonesia
(4) Universitas Teknokrat Indonesia
(*) Corresponding Author
DOI : 10.35889/progresif.v22i1.3520

Abstract

Advances in the digital era have driven significant transformations in entrepreneurial practices, particularly in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector. The implementation of the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS) as a digital payment system not only reflects the adoption of technology but also the implementation of technopreneurship principles that emphasize technology-based innovation. This study aims to analyze the contribution of technopreneurship in accelerating the adoption of QRIS by MSMEs, as well as to identify the benefits, obstacles, and research gaps that have not been widely studied. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with the Kitchenham protocol applied to national and international journal articles published in the period 2019–2025. The results of the study show that technopreneurship plays an important role in increasing the digital readiness of MSMEs, encouraging business model innovation, and increasing the effectiveness and reliability of transactions through QRIS. However, challenges in the form of limited digital literacy, supporting infrastructure, and the integration of QRIS with the MSME financial system remain major obstacles. These findings are expected to serve as a theoretical basis for the development of technopreneurship-based MSMEs and a reference for further research.

Key Word: Technopreunership; QRIS, MSMEs; Technology adoption; Digital payment

 

Abstrak

Kemajuan era digital telah mendorong transformasi signifikan dalam praktik kewirausahaan, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital tidak hanya mencerminkan adopsi teknologi, tetapi juga implementasi prinsip technopreneurship yang menekankan inovasi berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi technopreneurship dalam mempercepat adopsi QRIS oleh UMKM, serta mengidentifikasi manfaat, hambatan, dan celah penelitian yang masih belum banyak dikaji. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol Kitchenham terhadap artikel Literatur nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa technopreneurship berperan penting dalam meningkatkan kesiapan digital UMKM, mendorong inovasi model bisnis, serta meningkatkan efektivitas dan keandalan transaksi melalui QRIS. Namun demikian, tantangan berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur pendukung, dan integrasi QRIS dengan sistem keuangan UMKM masih menjadi hambatan utama. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar teoritis bagi pengembangan UMKM berbasis technopreneurship dan rujukan bagi penelitian selanjutnya.

Kata Kunci: Technopreunership; QRIS; UMKM; Adopsi Teknologi; Pembayaran Digital

References


K. D. Dwipayanti, J. J. P. Latupeirissa, N. P. B. W. Antari, and A. A. I. A. Maheswari, “Model Penerimaan Teknologi Qris Pada Pedagang Pasar Tradisional Kumbasari : Refleksi Dari E - Government,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 3, pp. 6601–6611, Oct. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i3.3002.

W. Koni, Sofhian, J. Ismail, Niswatin, and R. Halid, “The Impact of Using The QRIS Payment System on The Development of UMKM Assisted by Bank Indonesia Gorontalo Province,” Al-Ulum, vol. 24, no. 1, pp. 122–146, Jun. 2024, doi: 10.30603/au.v24i1.4784.

S. Anisah and E. Amaniyah, “Pengaruh Literasi Keuangan, Risiko Transaksi dan Kemudahan Terhadap Minat Penggunaan QRIS Pada Umkm di Sampang,” Journal of Accounting and Finance Management, vol. 5, no. 5, pp. 1068–1078, 2024, doi: 10.38035/jafm.v5i5.

A. D. Auliyah, A. F. F, Umar, D. P. Y. Yanti, D. Masyithoh Elly, and S. L. Hidayati, “SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Penguatan kapasitas digital UMKM melalui marketplace, media sosial, dan QRIS untuk ekonomi berkelanjutan,” : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, vol. 9, no. 5, pp. 3829–3839, 2025.

T. Wahyudi, “Analisis Efektivitas dan Keamanan Terhadap Kepuasan Menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Pada UMKM Halal Binaan KPwBI Provinsi Banten,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, vol. 9, no. 1, pp. 64–75, 2024, [Online]. Available: www.bi.go.id.

M. Fikri, L. Herlina, and I. Winar, “Pengaruh Kepercayaan dan Persepsi Risiko terhadap Penggunaan QRIS sebagai Instrumen Transaksi Keuangan Digital pada Generasi Z di Kota Bandung,” Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, vol. 3, no. 6, pp. 9097–9108, 2025, doi: 10.61104/alz.v3i5.2864.

M. Yusuf and J. Cadith, “Optimalisasi Penerapan Kebijakan QRIS Sebagai Alat Pembayaran NonTunai pada UMKM Kuliner di Pasar Lama Kota Tangerang,” Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), vol. 6, no. 1, pp. 86–94, Mar. 2024, doi: 10.24036/jmiap.v6i1.663.

P. K. Ozili, “Impact of digital finance on financial inclusion and stability,” Borsa Istanbul Review, vol. 18, no. 4, pp. 329–340, Dec. 2018, doi: 10.1016/j.bir.2017.12.003.

V. Kumar, A. Lahiri, and O. B. Dogan, “A strategic framework for a profitable business model in the sharing economy,” Industrial Marketing Management, vol. 69, pp. 147–160, Feb. 2018, doi: 10.1016/j.indmarman.2017.08.021.

I. Rizka and T. Sendjaja, “Digitalisasi UMKM Pasca Pandemi: Evaluasi Kontribusi QRIS terhadap Pemulihan Ekonomi Rakyat,” Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), vol. 5, no. 3, pp. 628–633, Jun. 2025, doi: 10.47233/jebs.v5i3.2907.

Kitchenham, “Guidelines for performing Systematic Literature Reviews in Software Engineering,” 2007.

T.S.F. Nanda, Evriyenni, and Rahmi, “Dampak Adopsi Qris Pada Umkm Sektor Food And Beverage Di Banda Aceh,” Scientific Journal of Students Islamic Economics and Business, vol. 4, no. 2, pp. 92–98, Dec. 2023, [Online]. Available: https://jim.ar-raniry.ac.id/index.php/JIMEBIS/article/view/435https://jim.ar-raniry.ac.id/index.php/JIMEBIS

Y. Afifa and M. Yarham, “Dampak Penggunaan QRIS pada Pelaku UMKM di Kota Padangsidimpuan (Studi Kasus pada Coffee Shop Kopi Koe),” Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, vol. 2, no. 1, pp. 68–82, Dec. 2023, doi: 10.24260/jkubs.v2i1.900.

I. Solihat, B. Margono, K. Sembiring, S. Tinggi, I. Ekonomi, and M. Huda, “Dampak Implementasi QRIS Terhadap Peningkatan Efisiensi Transaksi dan Laporan Keuangan UMKM di Kabupaten Indramayu,” Dampak Implimentasi QRIS (Iyak Solihat, dkk.) Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, vol. 314, no. 10, pp. 314–318, 2024, doi: 10.5281/zenodo.14012733.

Sriyono, J. Adam, R.D. Kinasih, D. Agustina, U. Maulidah, and E.R.A. Adawiyah, “Faktor - Faktor Yang Mendorong Adopsi Qris sebagai Solusi Pembayaran Digital untuk Mempermudah Transaksi UMKM,” Jurnal Akuntansi dan Keuangan, vol. 3, no. 3, pp. 383–394, Sep. 2024.

F. Madyani, Y. Een Fryanti, and U. Fatmawati, “Sosialisasi QRIS di Sektor Usaha Mikro: Pelatihan dan Dukungan Teknis untuk Pengusaha Lokal (Studi Kasus UMKM di Desa Sum-ber Arum Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma),” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 05, no. 02, pp. 35–45, 2025, [Online]. Available: https://siducat.org/index.php/kenduri

Fahrudin and P. L. Isnaini, “Pengaruh Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Oleh UMKM Terhadap Pendapatan Usaha,” Jurnal Manajemen Strategi dan Simulasi Bisnis (JMASSBI), vol. 4, no. 1, p. 2023.

F. Falah, K. C. Diyanah, A. S. Pawitra, Y. Dhamayanti, T. A. Saleh, and B. Jassey, “Education Of Qris Usage As A Digital Payment Model To Umkm In Kelurahan Made Surabaya,” Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements, vol. 7, no. 1, pp. 97–104, Jun. 2025, doi: 10.20473/dc.v7.i1.2025.97-104.

I. Rizka and T. Sendjaja, “Digitalisasi UMKM Pasca Pandemi: Evaluasi Kontribusi QRIS terhadap Pemulihan Ekonomi Rakyat,” Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), vol. 5, no. 3, pp. 628–633, Jun. 2025, doi: 10.47233/jebs.v5i3.2907.

IGP Ratih Andaningsih, Trinandari Prasetyo Nugrahanti, and Erika Vidia Ningsih, “Sistem Transaksi Digital Qris Bri Mobile Untuk Meningkatkan Profitabilitas Umkm Di Kelurahan Jatimurni,” Jurnal AkuntansI FE-UB, vol. 16, pp. 1–15, Oct. 2023.

N. Putu et al., “Persepsi Pengguna Qris Pada Umkm Di Kota Mataram,” Jurnal Manajemen, vol. 1, no. 2, pp. 35–44, 2022, [Online]. Available: http://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/GSJ

M. M. Andhika, M. Ariani, and B. Budiarto, “Tantangan Perkembangan Teknologi Melalui Metode Pembayaran Qris Bagi Umkm Dan Konsumen,” JIMEA Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Vol., vol. 9, no. 1, pp. 1522–1539, 2025.

A. Syahrin, Marlizar, and Sulfitra, “Pengaruh Literasi Keuangan, Kemudahan, Dan Keamanan Terhadap Keputusan Bertransaksi Menggunakan Qris Pada Umkm Di Bsi Umkm Center Aceh,” Journal of Islamic Economics, vol. 4, pp. 1–7, Mar. 2025.

A. Husna, A. A. J. Arsyad, R. A. Permata, C. N. Insani, and F. Mala, “Integritas Sistem Pembayaran Digital (QRIS) Bagi Pelaku UMKM,” Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 2, pp. 59–63, Dec. 2024, doi: 10.35746/bakwan.v4i2.675.

Risal, Y. Hala, R. Yunus, and Tamsil, “Efektivitas Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Untuk Meningkatkan Omzet Penjualan Pada UMKM Kuliner Di Kota Makassar,” Al-Buhuts E-Journal, vol. 20, no. 2, pp. 555–564, Dec. 2024.

A. B. Ozturk, “Customer acceptance of cashless payment systems in the hospitality industry,” International Journal of Contemporary Hospitality Management, vol. 28, no. 4, pp. 801–817, Apr. 2016, doi: 10.1108/IJCHM-02-2015-0073.


How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.