Pengembangan Sistem Informasi Geografis untuk Mendukung Keputusan Perencanaan Desa Wisata
Abstract
Village tourism development was considered a strategic approach to achieving sustainable development by utilizing ecological, social, and cultural potentials inherent in rural areas through community-based tourism. This study evaluated the role of high-accuracy topographic data integrated into a geographic information system as a decision support system for village tourism development planning. Field surveys were conducted in Sukorejo, Pongangan, and Ploso villages using geodetic global positioning system observations, Total Station measurements, and detailed situational mapping. The collected spatial data were processed into topographic and thematic maps to support spatial analysis and decision-making. The results showed that the integration of precise topographic data significantly improved spatial zoning accuracy, accessibility planning, and identification of development potential and environmentally vulnerable areas. This study concluded that a geographic information system-based decision support system strengthened evidence-based planning and supported sustainable village tourism development from social, economic, and environmental perspectives.
Keywords: Community-Based Tourism; Decision support system; Geographic information system; Topographic mapping; Spatial planning
Abstrak
Pengembangan desa wisata dipandang sebagai pendekatan strategis untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan potensi ekologis, sosial, dan budaya desa berbasis partisipasi masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi peran data topografi berakurasi tinggi yang diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Geografis sebagai Sistem Pendukung Keputusan yang mendukung perencanaan pengembangan desa wisata. Survei lapangan dilakukan di Desa Sukorejo, Pongangan, dan Ploso menggunakan sistem geodetik, pengukuran Total Station, dan pemetaan detail situasi. Data spasial yang diperoleh diolah menjadi peta topografi dan peta tematik untuk mendukung analisis spasial dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data topografi presisi tinggi meningkatkan ketepatan penataan ruang, perencanaan aksesibilitas, serta identifikasi zona potensial dan area rentan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sistem Informasi Geografis berbasis Sistem Pendukung Keputusan berperan penting dalam mendukung perencanaan desa wisata yang berkelanjutan.
Keywords
References
A. G. I. Putra, B. Hermanto, and Y. Winoto, “Strategi Keberlanjutan Desa Wisata melalui Community-Based Tourism dan Pendekatan Sociopreneurship,” Indonesian Tourism Journal (ALTASIA), vol. 7, no. 2, pp. 322-336, 2025.
Y. A. S. Ardianti and D. F. Eprilianto, “Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata melalui Pendekatan Community Based Tourism (Studi pada Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto),” Publika, vol. 10, no. 4, pp. 1269-1282, 2022.
Pemerintah Indonesia, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, 2014.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dokumen Kebijakan Pengembangan Pariwisata Nasional, Jakarta, Indonesia, tahun tidak disebutkan.
A. Fitrianti and A. Yunani, “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wanasari,” JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, vol. 2, no. 4, pp. 1017-1027, 2025.
R. Alimi and R. S. Darwis, “Penerapan Community Based Tourism di Desa Wisata Mengarah pada Keberlanjutan Lingkungan,” Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), vol. 4, no. 2, pp. 436-443, 2023.
G. Lestari, A. Armawi, and M. Muhamad, “Partisipasi Pemuda dalam Mengembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat untuk Meningkatkan Ketahanan Sosial Budaya Wilayah,” Jurnal Ketahanan Nasional, vol. 22, no. 2, pp. 137-157, 2016.
D. K. Sunaryo, E. Yuwono, S. Achmadi, T. DE, and G. A. A. Caecarma, “Analisis Pengembangan Lokasi Apartemen Menggunakan Analytic Hierarchy Process berbasis Sistem Informasi Geografis,” Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer (J-ICOM), vol. 6, no. 1, pp. 45–54, 2025.
D. K. Sunaryo, E. Yuwono, and G. A. A. Caecarma, “Analisis Pemanfaatan Ruang dan Perubahannya Terhadap RTRW Berbasis Sistem Informasi Geografis,” JUTISI, vol. 13, no. 1, pp. 31–42, 2024.
W. Sunarya, H. P. Utomo, and A. Avenzoar, “Landasan Konseptual Perancangan Desa Wisata Berkelanjutan di Desa Penanggungan,” Jurnal Arsitektur TERRACOTTA, vol. 5, no. 1, pp. 30–42, 2024.
M. I. K. R. Endah, F. Mubarak, I. Syafganti, and F. Syah, “Integrasi Desa Wisata melalui Optimalisasi Peta Rute Wisata sebagai Konten Pemasaran Pariwisata,” CoverAge, vol. 14, no. 1, pp. 12–24, 2023.
P. S. P. Asmanto and N. C. Idham, “Perbandingan Efektivitas Mekanisme Evakuasi terhadap Gempa Bumi pada 3 Jenis Topografi Desa Wisata,” Pawon: Jurnal Arsitektur, vol. 7, no. 1, pp. 1–20, 2023.
N. A. Putri and W. Waljiyanto, “Analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Lokasi Homestay Wisata,” JGISE, vol. 3, no. 2, pp. 113–122, 2020.
N. R. Wardani and A. M. M. Jamil, “Pemetaan Objek Wisata Desa Pandanrejo Kota Batu Berbasis GIS,” JPIG, vol. 5, no. 2, pp. 86–95, 2020.
M. S. Nugroho and L. Asriadi, “Potensi dan Problematika Desa Wisata,” Jurnal Ilmiah Hospitality, vol. 9, no. 1, pp. 63–70, 2020.
A. Irhandayaningsih, “Strategi Pengembangan Desa Gemawang sebagai Desa Wisata Eko Budaya,” Anuva, vol. 3, no. 3, pp. 283–290, 2019.
P. D. Rahma and R. A. Primasworo, “Strategi Pengembangan Desa Wisata Pesisir di Desa Tambakrejo,” Reka Buana, vol. 3, no. 1, pp. 41–52, 2018.
D. K. Sunaryo, K. Suhari, V. Dubu, and G. A. A. Caecarma, “Carbon Stock Mapping in Urban Areas Based on Vegetation Index Comparison from Sentinel-2A Imagery”, International Journal of Geoinformatics (IJG), vol. 22, no. 2, pp. 111–123, 2026.
A. J. Sidiq and R. Resnawaty, “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Linggarjati,” in Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 38–44, 2017.
C. D. Ghilani and P. R. Wolf, Elementary Surveying: An Introduction to Geomatics, 15th ed. Pearson, 2017.
T. Y. Rahayu, “Analisis Pengembangan Desa Wisata Berbasis Community Based Tourism (CBT) di Desa Nglanggeran,” Gema Giri, vol. 5, no. 2, pp. 123–134, 2021.
S. Sunaryo and M. R. Ardiansyah, “Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Berbasis Community Based Tourism,” Jurnal Pariwisata Terapan, vol. 4, no. 2, pp. 87–102, 2020.
A. Fitriani and H. Fahlevi, “Community-Based Tourism dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal,” Jurnal Manajemen dan Bisnis, vol. 4, no. 1, pp. 45–56, 2023.
I.P.A. Victorinata, I.G.J.E. Putra, & P.T.H. Permana, “Model Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Pemetaan Irigasi Sawah. Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 12, no. 1, pp. 232-242, 2023
R. Giampiccoli and M. Saayman, “Community-Based Tourism Development Model: A Conceptual Framework,” African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, vol. 7, no. 4, pp. 1–10, 2018.
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.










