Sistem Pakar Diagnosa Hama Dan Penyakit Cabai Berbasis Teorema Bayes
DOI:
https://doi.org/10.35889/jutisi.v4i3.107Abstract
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Teorema Bayes merupakan metode yang digunakan untuk mendiagnosa hama dan penyakit cabai dengan gejala-gejala yang sudah diberikan nilai gejala. Dimana nilai gejala didapatkan dari pakar.
Berdasarkan hasil uji pretest dan posttes hasil keakurasian adalah sebesar 100%.
Kata kunci: Sistem Pakar, Teorema Bayes, Cabai.References
Arhami, M. (2005). Konsep Dasar Sistem Pakar. Yogyakarta: PT Andi Yogyakarta.
Betha Sidik, H. I. (2012). Pemograman Web dengan HTML. Bandung: Informatika Bandung.
Yanti, P. (2014). Peramalan Produksi Cabe Besar Menggunakan Metode moving Averages. Banjarbaru: STMIK Banjarbaru.
Mistanti, A. (2014). Sistem Pakar Untuk Memprediksi Penyakit Pada Tanaman Cabai Menggunakan Metode Dempster Shafer. Medan: STMIK Budi Darma Medan.
Utami, A. W. (2015). Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Tanaman Bawang Merah Menggunakan Metode Teorema Bayes. Jurnal Manajemen Inforamtika Volume 04 nomor 01 , 46-54.
Rahayu, Sri. (2013). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Gagal Ginjal Dengan Menggunakan Metode Bayes. Medan: STMIK Budi Darma Medan.
Mahendra, W. (2013). Penerapan Teorema Bayes untuk Identefikasi Penyakit pada tanaman Kedelai. 5.
Arhami, M. (2005). Konsep Dasar SIstem Pakar. Yogyakarta: PT Andi Yogyakarta.
Betha Sidik, H. I. (2012). Pemograman Web dengan HTML. Bandung: Informatika Bandung.
